Disiplin merupakan salah satu kebutuhan dasar anak, dalam rangka pembentukan dan pengembangan wataknya secara sehat. Tujuannya ialah agar anak dapat secara kreatif dan dinamis mengembangkan hidupnya di kemudian hari. Apabila orangtua mengasihi anaknya maka mereka juga harus mendisiplinkan anaknya. Apabila guru Sekolah Minggu mengasihi murid-muridnya, maka ia juga harus mendisiplinkan murid-muridnya.
Menciptakan kedisiplinan anak bertujuan untuk mendidik anak agar sanggup memerintahkan diri sendiri. Mereka dilatih untuk dapat menguasai kemampuan, juga melatih anak agar ia dapat mengatur dirinya sendiri, sehingga anak dapat mengerti kelemahan atau kekurangan yang ada pada dirinya sendiri.
Menanamkan kedisiplinan anak merupakan tugas tenaga pengajar (guru/orang tua). Untuk menanamkan kedisiplinan anak ini harus dimulai dari dalam diri kita sendiri, barulah kita dapat mendisiplinkan orang lain sehingga akan tercipta ketenangan, ketentraman, dan keharmonisan.
Senin, 19 April 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
